Archive for January, 2007

Vau-Ef-Be!

Wednesday, January 31st, 2007

Dsc00002_2
Hari ini, selesai sudah ujian akhir semester. Ngga terlalu yakin dengan jawaban yang kutulis tadi, secara belajarku yang pas-pasan banget. Baru bisa konsentrasi belajar di detik akhir.. Kebiasaan. Cari kambing hitam kemudian..
-

Sepuluh jam yang sebelumnya, aku masih berada di antara belasan ribu pendukung VfB Stuttgart, bersorak sorai ngerayain kemenangan di Stadion Gottlieb-Daimler Stuttgart yang modern. Nekat memang, pergi ke kota lain untuk nonton pertandingan sepakbola pada malam hari sebelum ujian. Belajar belum tuntas pula.  Pecas ndahe tenan.. Ngga papa lah, kapan lagi bisa nonton langsung pertandingan Bundesliga dan ngerasain atmosfer luar biasa di venue Piala Dunia. Sehr schön!
-

Lupakan dulu ujiannya,
Let´s shout out loud!

VfB, hörst du mich?                 (VfB,  mirengke aku?)
VfB, ich sing für dich!              (VfB, aku nembang kanggo awakmu!)
VfB, verlass mich nicht,          (VfB, ojo mbok tinggal awakku,)
denn
VfB, ich liebe dich!        (amerga VfB, aku tresno karo awakmu!)

-

Cat-Walk

Friday, January 19th, 2007

Entah apa yang dipikirkan temanku (dari jurusan desain busana) ketika dia memintaku untuk jadi modelnya pada peragaan busana akhir semester, awal Februari nanti.

Yup, jadi MODEL-nya!

Lengkap dengan acara didandanin, difoto-foto, plus dikasih bonus jalan di atas catwalk! Ampunn gustii.. Tema busanaku nanti adalah Kostum Panggung untuk Rocker di China. Di peragaan, aku bakal pake kostum hitam-hitam ala gothic..

I smell a HUGE trouble here..
Ada yang mau ngajarin aku "cara jalan ala kucing"??

Congratz Cocobi!

Thursday, January 18th, 2007

Hari ini Cocobi lulus.

Berhubung tadi aku berhalangan hadir di pendadarannya, aku tulis aja deh, sebuah testimoni buat dia.

Cocobi, Bowie, Triagung Wibawa, adalah teman kuliahku di Fakultas Ekonomi UGM (halahh..).

This guy is really cool.

Aku suka sama keseriusan dia dalam mengejar impiannya. Ambisinya. Cara dia menggapainya. Silent but sure (and deadly.. hehehe). Pekerjaan sesulit apapun, pasti bisa dia selesaikan, tanpa mengeluh. He loves what he does, and he does what he loves. Soal manajemen waktu, dia bisa diandalkan. Aku masih perlu belajar banyak hal darinya.

Mungkin sesekali dia agak ceroboh. Aku masih inget waktu dia ngga ikut ujian karena ketiduran.. Atau coba lihat bagaimana dia selalu terbantai kalo main kartu.. Hahaha. It´s so human anyway. Manusiawi (he´s a human, isn´t he? or maybe he´s not? Hahaha). Bukan Cocobi namanya kalo ngga bisa bangkit kembali dan memperbaiki kesalahan.

Tapi yang paling aku suka darinya adalah kesederhanaan sikap dan perilakunya. Sangat njawani. Dibalik segala kesederhanaan itu tersimpan kepribadian yang luar biasa. Salut sama kamu, Bow.

Selamat ya Bow,
aku yakin bahwa kelak kamu akan mencapai sesuatu yang besar.
So, what is your next plan?

Makan-makannya tunggu aku balik yah ;)

5.0.5! Save your life!

Thursday, January 18th, 2007

Kabarnya, akan ada badai di Pforzheim malam ini.
.
Di tengah angin kencang dan rintik gerimis tadi sore, aku ke Hochschule untuk ngumpul tugas. Sesampainya di sana, aku menemukan pintu utama udah ditutup dan tertempel pengumuman yang berbunyi, "Semua kuliah hari ini dibatalkan karena akan ada badai. Harap segera meninggalkan sekolah sebelum jam 16.00".
.
Hyaaaa!!
.
Aku bergegas ke ruang kelas untuk ngumpulin tugas, dan ketemu beberapa teman di sana. Semua orang heboh dan bertanya-tanya apa yang sebenernya terjadi.

"What the h*ll is going on here??"
"i´ve just come few mintes ago and I completely have no idea.."

Setelah ngumpulin tugas, aku kembali ke halte bis dan berebut mendapatkan tempat di dalam bis. Ternyata keadaan di sana ngga lebih tenang..

"Save your lifee…!"

"Just hide in your bathroom, and bring some food for 2-3 days survival! Don´t forget to take your girlfriend with you!" XD

"Nice to meet you my friend.." (ucapan orang yang pasrah.. hahaha)

"*%ä$,%** &%–%§ü 0%$µ[ö%§..!!" (ucapan orang Jerman yang aku ngga ngerti artinya.. hihihi)

.
Menurut temanku, orang Jerman yang lama tinggal Pforzheim, kejadian kayak gini baru terjadi pertama kalinya. Betapa beruntungnya aku.. :)

Hurricane, i m not afraid of you!

.

-mit.dir.hier.bleiben-

.

Berkibarlah Benderakuu!

Thursday, January 11th, 2007

Akhirnya selesai juga,
kerja keras selama dua minggu berhasil ditutup dengan presentasi yang memuaskan. "Very interesting presentation", komentar sang professor di akhir presentasi.

Beberapa teman pun sempet ngucapin selamat. Sebuah pujian kecil dari seorang teman Russia sungguh membuatku bangga sekaligus terharu, "Indonesian students always do a very nice presentation, and also speak a very good english".

Whoaa.. I feel butterflies in my stomach.. Bangga! (walaupun bagian speaking very good english agaknya terlalu berlebihan.. hihihi).

Aku bangga menjadi seorang Indonesia!
Berkibarlah benderakuu! Sang saka merah putihh!
Hormaaatt graakk!
:)

.

-prajurit.terbaik-

.

.

PS:

Thanks to my dearest Little Fairy who always stands beside me *kiss!*, also to all my friends here (para punggawa PT Jogja Kembali Tbk., Takeshi San, dan Mohammed "Acha-Acha".. hihihi), and my friends in Luvly Jogja who always support me.. I´ll be there soon guys! :)

Kencangkan Ikat Pinggang!

Wednesday, January 3rd, 2007

Tagihan utang di awal bulan Januari,

-

Tiket Barcelona            € 42,35
Kinderpunch*                    3,00
Fanta Orange                    0,90
Urunan kado Takeshi      1,50
Tiket Karlsruhe                 1,63
Tiket Paris (kurang)         0,50
Pullover H&M                  20,93
Total                              € 70,81

 

Setelah dikurangi piutang, masih tersisa utang €62,29. Hyaaa! Wunderbar!

-

-ampun.gusti!-

-

-

*Kinderpunch adalah minuman khas musim dingin yang biasa dijual di Weihnachtsmarkt (christmas market). Minuman ini  alcohol-free dan biasanya diminum oleh anak-anak (aku minum ini, kan masih anak-anak.. Hahahaha..). Fungsinya sama kayak wedhang jahe kita, menghangatkan tubuh dan mengakrabkan suasana. "Versi dewasa" minuman ini namanya Glühwein, mengandung alkohol. Warna dan rasanya sama aja kok.. Katanya sih gituu.. :)

Memoirs: Herzlich Willkommen in Pforzheim!

Wednesday, January 3rd, 2007

Pforzheim, 7 September 2006

Wappen_pforzheimHerzlich Willkommen in Pforzheim!

Selamat datang di Pforzheim, sebuah kota berpenghuni sekitar 120 ribu jiwa yang terletak di Provinsi Baden Wütternberg, sisi barat-daya Jerman. Kota ini terkenal sebagai kota peghasil perhiasan (karenanya disebut Goldstadt, a.k.a Golden City) dan terkenal dengan Black Forest (a.k.a Schwarzwald). Belum banyak yang bisa kukatakan tentang kota ini, secara baru satu hari aku di sini. Aku ceritakan lebih banyak tentang kota ini nanti ya. Untuk sekarang,  kubagi cerita  tentang  awal petualangan baruku di sini. Ok? Here we go!


Aku tinggal di student dormitory yang terletak di bagian perbukitan Pforzheim. Dorm ini berupa bangunan 6 lantai yang dibangun tahun 70-an. Angka tahun itu aku dapat dari melihat tahun pebuatan lift yang tercantum di bawah tombol lantai, di dalam lift. Hyaaa! Umurnya 36 tahun! Serem juga! Kamarku ada di lantai lima, nomor 505. Dari jendela kamar, pemandangannya kayak kalo melihat kota Pforzheim dari lantai lima di dataran yang agak tinggi.. Hahahaha.. (very funny Agung! hehehe :p ). Hochschule-nya (universitas-red) ada di belakang dorm ini, di tempat yang lebih tinggi lagi. Untuk mencapainya, butuh waktu 20 menit berjalan kaki, dengan tenaga ekstra. Hosh.. hosh..

Di belakang Hochschule terbentang luas vegetasi hijau yang sempat kusebutkan di awal cerita tadi, Black Forest. Aku ngga ngerti kenapa dinamakan gitu. Di mataku, hutan ini warnanya tetep ijo tuh.. Hehehe. Dulu, seorang teman dari Pforzheim yang pernah dateng ke Jogja pernah cerita sesuatu tentang hutan ini, sayangnya aku lupa.. Hyaaa! Maafkan sayah.. Nanti sayah carih tau lagi deh! Hahaha..

Perjalanan dari Jogja-Jakarta-Kuala Lumpur-Frankfurt-Pforzheim melelahkan sekaligus menyenangkan. Euforia luar negri melanda, berfoto ria di setiap sudut bandara, stasiun, dan halte. Titik kritis perjalanan terjadi waktu perjalanan Frankfurt-Pforzheim. Waktu itu, badan udah capek karena bawaan yang berat dan belasan jam duduk bosan dalam pesawat, tanpa bisa tidur nyenyak. Ditambah lagi, satu-satunya jenis makanan yang dikonsumsi hanyalah nasi lemak dari Malaysian Air. Percayalah, nasi rames di  Bonbin rasanya jauh lebih nikmat!

Ada beberapa alternatif perjalanan Frankfurt-Pforzheim. Alternatif pertama, jalan kaki. Kalo cukup kuat dan beruntung, bisa sampai di Pforzheim dalam 3 - 4 hari.. Dan setelah itu, melewatkan empat hari lagi di rumah sakit! Terkapar! Hahahaha.. Jadi lupakan saja cara tadi. Alternatif kedua, naik bis dengan waktu tempuh 3 - 4 jam. Tapi ini ngga dianjurkan untuk mahasiswa yang baru dateng dari kampung dan belum tahu apa-apa, kayak aku. Naik taksi, jauh lebih mudah dan bisa memangkas waktu perjalanan, tapi terlalu costly. Ngga baik untuk kesehatan kantong kita ;p Pilihan paling masuk akal adalah naik kereta.
Ada beberapa jenis kereta di sini, yang dibedakan berdasarkan kelasnya. Untuk Frankfurt-Pforzheim, aku sarankan naik kereta yang paling cepet, yaitu ICE (Inter City Express). Agak mahal memang (tiket ICE Frankfurt-Pforzheim dijual 32 € per orang), tapi setelah menempuh perjalanan lintas benua selama belasan jam dengan luggage yang beratnya nga´udzubillah, aku pikir naik ICE tetep pilihan paling bijak. "Traveler bijak pasti pilih ICE". Pesan sponsor tuh! Hahaha..

By the way, tasku isinya apa aja ya, kok berat banget? Jadi curiga, jangan-jangan ngga sengaja kemasukan batu bata atau barbel ya? atau..malah dua-duanya? Hyaaa! Hahahaha..

Stasiun kereta utama di Frankfurt ada di bawah tanah bandaranya, di basement Terminal 1. Semua penerbangan internasional biasanya mendarat di Terminal 2. Nah, untuk menuju ke Terminal 1, perlu naik connecting tram yang disebut Sky Line. Di Kuala Lumpur trem semacam ini disebut Aerotrain. Fungsinya sama, yaitu transfer penumpang antarterminal. Humn.. Andaikan saja trem semacam ini diterapakan di UGM sebagai alat transportasi intra-universitas, menggantikan angkutan umum yang bersliweran dalam lingkungan kampus. Trem atau apapun kendaraan yang digunakan, nantinya berfungsi sebagai sarana transportasi massal yang menghubungkan semua fakultas dan fasilitas pendidikan se-UGM. Alat transportasi khusus ini sekaligus berfungsi sebagai feeder yang "mengumpankan" mahasiswa ke halte-halte bus kota. Sounds nice. Tapi tentunya masih banyak hal yang harus dipertimbangkan, mulai dari masalah teknis seperti routing, penjadwalan, cakupan wilayah, dan uji kelayakan, hingga ke masalah non-teknis, salah satunya adalah pola pikir masyarakat yang terlanjur menganggap jalan di lingkungan UGM sebagai jalan umum. Ngga mudah memang. Tapi perubahan memang ngga pernah mudah bukan? :)

Nah, kita kembali ke topik utama, tentang perjalanan Frankfurt-Pforzheim.

Di Jerman, stasiun kereta utama (main train station) disebut Hauptbahnhof (Hbf). Setiap kota besar pasti punya Hbf. Sedangkan stasiun kereta biasa (tanpa embel-embel "utama") disebut Bahnhof. Dari Frankfurt Hbf aku naik kereta selama satu jam sampai Karlsruhe Hbf, lalu ganti kereta yang lebih kecil sampai Pforzheim Hbf (setengah jam perjalanan). Total jendral, perjalanan dari Jogja sampai Pforzheim memakan waktu 24 jam lebih! Great!! Hahahaha..

Now here I am, sitting next to the window in my room, writing to you. Pemandangan Pforzheim dari dari kamarku mengingatkanku pada kota Semarang. Perbukitan yang mengelilingi kota, bentuk rumah yang khas dan susunannya yang teratur, serta jalan raya yang saling bersimpangan. Mirip! Tapi, di sini semuanya tampak jauh lebih rapi dan tertib. Cuaca di sini juga lebih bersahabat, adem, kurang lebih sama dengan di Kaliurang. I think so.. hehehe ;p

Another thing is, di sini langit tetap biru, daun tetap hijau, dan aku tetap menyayangi-nya.. :">

 

Kesan setelah satu hari tinggal di kota ini: Pforzheim adalah kota kecil yang tenang dan (semoga) nyaman. Bukan kota metropolis yang sibuk seperti Frankfurt. Aku sempat ke pusat kotanya, disebut Zentrum atau Stadtmitte, yang juga ngga terlalu besar. Aku rasa Malioboro masih lebih besar.. Penduduknya? Tadi pagi sewaktu aku keluar untuk berjalan-jalan, ada beberapa penduduk yang mau mengangguk dan tersenyum saat berpapasan. Awal yang baik, semoga nanti berjalan dan berakhir dengan baik pula, aminn :)

Wiedersehen!

Jalan Terus

Tuesday, January 2nd, 2007

For My Family, My Little Fairy, and My Friends all over the world,

Eid Mubarak and Heppi Nu Year 2007

May all your wishes come true!

-2007.here.I.come!-